Tampilkan postingan dengan label idem-idem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label idem-idem. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Juli 2011

Lamunan Seniman Muda

Kegundahan hati dua orang seniman yang hanya memegang pentungan dalam ukiran seni musik etnic di kota Medan Sumatra Utara. Merengut sepi karena gundah gulana merasakan hepisan takdir dalam tugas yang banyak dalam diri mereka, tetapi mereka hempaskan ketika melangkah untuk menjadikan seni musik daerah menjadi wawasan dan ternama di kota medan yaitu Seni Gayo.

Seni gayo sangat dan amat terukir di hati kedua orang ini, mereka rela menanti tampilan panggung besar di lapangan merdeka dan menghantam teriknya panas matahari. Dua orang seniman takengon yang baru-baru ini menampakkan diri pada grup laskar gayo etnik yang lagi populernya di negeri batak ini khususnya untuk kalangan mahasiswa gayo yang menetap di negri ini seperti mereka berdua.
Jalur yang mereka tempuh sebenarnya cukup rumit karena dalam perjalannan mereka di akhir-akhir puncak skripsi yang mereka tempuh belum juga kelar. Tetapi salutnya ketika mereka menampilkan seni gayo yang mereka ukir dengan suara canang yaitu alat musik khas dari daerah gayo. Mereka rela melepaskan tugas berat itu demi kebanggaan daerah gayonya yang mereka sayangi

peseni ini adalah seorang mahasiswa olahraga yang melanjutkan pendidikannya di UNIMED dengan berfakultas di FIK yang mereka jalani dari 2005 hingga kini. tidak di sangka bukan seorang olahragawan bisa dan mau ikut dalam mempopulerkan lagu gayo di kota yang metro ini. semangat untuk gayo dan semangat untuk laskar gayo. ciptakanlah seni musik gayo itu sebagai jiwa mu, gemparkan semua dengan alat-alat etnik mu, The best untuk laskar gayo, The best untuk mahasiswa medan, dan the best untuk Gayo ku.

Salam Hary Arijoba,

Rabu, 15 Juni 2011

Mari berdidong ( ala ceh daman awan te)

Ooo lagure lagure gureee e
Laing ni manuk cempergem eh
Sekali pun item wan penjere e tama
Asal masing-masing teniro eh
teba wan penjere morepe merdeka
inget-inget sebelum kona

cererek le segupung mepo
wan bekas ni koro mungecepen mata woy 2 x
Ooo lagure lagure guree e
Laing ni manuk cempergem eh
Sekalipun item wan penjere e tama
Asal masing-masing mertebet wh
Ke gere inget-inget mera le benasa
Hemat zimet wen tengah ara.

Rungkilen atau wa le telkah
Mungenal nefekah senuen ni jema woy 2x
Gereja atau wa sersaken
I atan bubungen munaos istana woy 4x
I tebang keni oloh utonggg
Tuis rampung lakene ben gantiii

Kenduri ringkel kampung
Cerak tudung kin pepanyi 2x

Sayang gang sayang gang
sayang oo sayang oo sayang
Sayang sayange manuk seserit

Pemaren murip kin pemaren murip
Asal munarengen budak
Lahir budak we bekubur
bangke we genur kin kero ni anak

Reff,,!!

Pane-pane le kude bebuet
Si cumen depet penekoren dedak 2x

Ogoh-ogoh le kucing bertikus
Si kering kurus jema si berledak 2x
I suen keni manggis bireen
I tempeke mien keliling gayo ni

Asal ke menjadi le oya senuen
Sara hasil biren sara hasil kite ni 2x

Sayang gang sayang gang
sayang oo sayang oo sayang
Sayang ni itik kasih ni kurik

Mu ngaram lisik we mungaram lisik
Wan deteng ni porakkk
ke menjadi kese oya anak
Keturunen budak nge berlain curak

Kembali ke reff

Sabtu, 16 April 2011

Stres Berat

bukti kebingungan
peset-peset ni dia blog yang kategori lumutan, otak dah ga sejalan lagi ni akibat banyak urusan yang mesti harus siap si kerjakan. oke sedikit ni cerita masalah pencerahan jati diri. menurut saya jati diri itu adalah sebuah unsur kekuatan yang ada pada diri sendiri artinya kita mengetahui apa dan bagaimana kita sebenarnya ibarat kata ta layak pandang berkaca dengan air.
ga usah terlalu panjang lebar alkisah kita mulai dari TKP masuk virus OVJ ni. baru-baru ini saya mempunyai kegiatan yang sampai sekarang saya bingung untuk memulai dari mana, kita tau sendiri seorang mahasiswa sudah pasti akan terjerumus kedalam masalah skripi atau persyaratan akhir untuk sarjana, awalnya pembuatan skripsi ini pasti di mulai dengan peresmian judul, nah disini saja saya penuh dengan perjuangan hampir 30 judul yang saya ajukan tapi tidak ada satu pun yang di terima timbulah rasa JENUH di dalam hati. intinya karena usaha yang tinggi dan paksaan dari hati nurani singkat cerita lama kelamaan judul saya di terima yang isinya membahas tentang kinerja kompetensi seorang guru dalam kehidupan sosial di dalam lingkungannya, judul ini saya buat sendiri loh tanpa ada bahan yang tertinggal berbentuk tulisan sedikitpun.
lagi bodoh-bodohan
kedua pembuatan profosal penelitian disini juga sudah mulai terasa BOSAN dalam pembuatanya sampai sekarang ni profosal saya belum saya ajukan juga karena pembuatannya menurut saya belum dapat saya tanggung jawab dan takut juga sama dosennya. berpikir sendiri ( untuk judul aja susahnya minta ampun gimana nanti profosalnya)..
entahlah menurut saudara-saudari apa yang harus saya lakukan sekarang?
kawan seperjuangan
diam di rumah, berjuang, atau melawan dosennya, atau biarin aja berjalan sendiri. hehe
postingan kali ni membingungkan bahkan saya juga bingung mau kek mana... yang jelas ni bukti kesetresan saya saat ini,

maaf yo salam blog untuk semua,